Saturday, November 21, 2015

cara berternak lovebird mata merah

cara beternak lovebird mata merah




Berbagai macam jenis dan lovebird di Indonesia, menjadikan peternak lovebird memilih-milih indukan yang akan diternak, salah satu warna lovebird yang menjadi idola para peternak untuk mendapatkan keuntungan adalah lutino mata merah. Lovebird yang memiliki variasi warna yang amat sedikit ini memiliki keindahan dari bulunya yang terang dan soft yang dipadukan dengan mata yang bersinar merah. Keunikan dan keindahan burung lovebird lutino mata merah menjadi alasan burung ini berharga mahal jika dibandingkan dengan lainnya. untuk mendapatkan anakan lutino mata merah kita tidak harus mendapatkan keturunan dari lutino mata merah x lutino mata merah. Karena ada banyak pilihan untuk mendapatkan anakan lutino mata merah tentunya dengan harga yang lebih terjangkau.


"Hanya anak seorang raja yang akan menjadi raja", mungkin kata-kata itu tidak asing di telinga anda bahwa gen turunan memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan ini, dan "tidak semua anak raja akan menjadi raja", dari dua kata diatas kita bisa mengambil sebuah pelajaran untuk berternak lovebird lutino mata merah. Yakni untuk mendapatkan anakan lutino mata merah kita sangat membutuhkan darah lutino mata merah,Cara Berternak Lovebird Lutino Mata Merah Dengan Harga Yang Murah,mungkin kita bisa menyilangkan indukan pastel kuning anakan lutino mata merah x pastel kuning trah lutino mata merah. Dengan demikian kedua indukan memiliki darah lutino mata merah meski bukan lutino mata merah. Dari berbagai pengalaman yang saya alami, terbukti bahwa indukan yang membawa gen lutino mata merah masih bisa menghasilkan anakan lutino mata merah. dan tentunya hal ini akan lebih memudahkan anda dalam mencekan anakan lutino mata merah.

Selain itu hal yang harus anda perhatikan untuk berternak lovebird lutino mata merah adalah dengan memperhatikan pakan yang anda berikan, karena lutino dikenal sebagai burung lovebird yang sangat membutuhkan asupan biji-bijian yang tepat takaran. Biasanya hal yang paling penting adalah takaran makanan sehari-hari yang terdiri dari biji milet dan kenari sheet dengan perbandingan 1:1. Berternak lutino mata merah memang lebih sulit daripada warna-warna lain seperti ijo standar atau pastel namun lebih mudah dari warna pied (blorok). Gen lutino sendiri terbilang kuat sehingga mudah untuk diturunkan ke anakannya meski disilangkan dengan selain lutino, apalagi jika disilangkan ke sesama lutino maka kemungkinan menghasilkan anakan lutino mata merah akan semakin besar.

mengenal lebih jauh burung love bird



 mengenal lebih jauh burung love bird


Bagi anda para pecinta burung sudah pasti kenal dengan yang namanya burung lovebird kan. Ya, akhir-akhir ini burung lovebird sangat banyak penggemarnya. Bukan hanya dari sisi keindahan bentuk dan warna serta kicaunya saja, burung tersebut juga asyik bila kita pelihara hingga bertelur.
Lovebird secara fisik memiliki tinggi rata-rata 13 sampai 17 cm dan berat rata-rata 40 sampai 60 gram, berekor pendek dan berparuh besar. Lovebird adalah satu burung dari sembilan jenis spesies Genus Agapornis (dari bahasa Yunani “agape” yang berarti “cinta” dan “ornis” yang bearti “burung”).
Mereka di beri nama lovebird karena melihat dari tingkah lakunya, secara umum suka duduk berdekatan dan saling menyayangi. Bahkan konon katanya, jika pasangan dari lovebird ini mati, tidak memakan waktu lama pasangan yang satunya juga akan ikut mati. Benar-benar pasangan sehidup semati deh, karena kesetiaan burung ini terhadap pasangannyalah maka pemberian nama lovebird jadi sesuai sama pola hidup burung ini.
Sekarang ini lovebird banyak dipelihara untuk diikutkan lomba suara burung. Lovebird ini memang memiliki suara yang khas dan panjang, dengan bulu yang sangat indah pula.
Ada banyak sekali jenis dari lovebird, di antaranya love bird kepala abu-abu (Madagaskar), lovebird muka merah, lovebird sayap hitam (Abinisia), lovebird kerah hitam, muka salem, kacamata, kacamata topeng, kacamata nyasa, hingga kacamata pipi hitam.
Sebelum memulai beternak lovebird, seharusnya kita membedakan dulu antara jantan dan betina. Secara warna dan fisik, lovebird susah untuk diketahui jenis kelaminnya. Nah,  cara yang paling gampang adalah dengan meraba kedua capit udang yang terletak di bawah duburnya. Jika keras, rapat dan lancip, biasanya jantan. Sedangkan burung betina capit udangnya lembek, lebar dan tumpul.
Untuk memulai beternak lovebird, kita harus memilih calon induk yang usianya relatif masih muda, sekitar 7 bulan sampai 2,5 tahun. Karena jika umurnya sudah lebih dari 3 tahun, biasanya tidak terlalu produktif.
Untuk bisa menjadikan lovebird lebih lama dalam usia produktifnya, ada cara lain.
Yaitu tambahkan makanan ekstra, seperti sawi, toge, kwaci dan jagung muda untuk memicu semangat burung dalam hal berkeinginan hasrta kepada betina. Dengan perawatan yang baik, lovebird bisa hidup 10 hingga 20 tahun.
Beternak love bird sebaiknya dilakukan secara individual. Hal ini dilakukan supaya kita bisa lebih mudah mengetahu garis keturunan dari burung tersebut. Untuk satu pasang lovebird gunakanlah kandang dengan ukuran sekitar 40 cm x 40 cm x 80 cm. Untuk bertelur dan mengeram, siapkan glodok atau kotak sarang yang terbuat dari papan dengan ketebalan 2 cm dan berukuran 15 cm x 20 cm x 25 cm. Kemudian diisi dengan kulit jagung yang sudah dikeringkan, serbuk kayu dan lain sebagainya. Selanjutnya, biarkan agar si burung membuat sarang sendiri.
Lovebird umumnya bertelur sekitar 4-6 butir dan dieramkan selama 21 hingga 23 hari. Setelah menetas, lovebird jantan dan betina bergantian menyuapi anaknya sampai anak burung bisa makan sendiri. Jika indukan lovebird tidak mau mengasuh anaknya, maka kita harus menyiapkan tempat (kotak) dengan ukuran sekitar 40cm x 40cm x 40cm dan diberi lampu bohlam 5 watt sebagai penghangat.
Untuk makananannya, kita siapkan bubur susu untuk bayi yang dicampur air hangat dan diberikan setiap 2 jam sekali. Setelah berumur 3-4 minggu, kita kenalkan dengan jenis makanan lain, seperti millet, buah buahan dan sayur sayuran.  Agar induknya bisa kembali bereproduksi, maka anak burung yang sudah bisa makan sendiri segera pindahkan ke sangkar lain.
Lovebird sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan, tukang teriak dan petarung. Apabila mendengar suara burung lovebird lain atau melihat burung sejenis, semangat tempurnya langsung berkobar.
Kemudian, lovebird juga merupakan burung yang mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.
Selanjutnya tidak mudah stres, karena burung jenis ini sudah ratusan tahun ditangkarkan manusia. Lovebird menyenangi lingkungan yang sejuk dan berkoloni dan berkelompok.  (int/MS)


Bagi anda para pecinta burung sudah pasti kenal dengan yang namanya burung lovebird kan. Ya, akhir-akhir ini burung lovebird sangat banyak penggemarnya. Bukan hanya dari sisi keindahan bentuk dan warna serta kicaunya saja, burung tersebut juga asyik bila kita pelihara hingga bertelur.
Lovebird secara fisik memiliki tinggi rata-rata 13 sampai 17 cm dan berat rata-rata 40 sampai 60 gram, berekor pendek dan berparuh besar. Lovebird adalah satu burung dari sembilan jenis spesies Genus Agapornis (dari bahasa Yunani “agape” yang berarti “cinta” dan “ornis” yang bearti “burung”).
Mereka di beri nama lovebird karena melihat dari tingkah lakunya, secara umum suka duduk berdekatan dan saling menyayangi. Bahkan konon katanya, jika pasangan dari lovebird ini mati, tidak memakan waktu lama pasangan yang satunya juga akan ikut mati. Benar-benar pasangan sehidup semati deh, karena kesetiaan burung ini terhadap pasangannyalah maka pemberian nama lovebird jadi sesuai sama pola hidup burung ini.
Sekarang ini lovebird banyak dipelihara untuk diikutkan lomba suara burung. Lovebird ini memang memiliki suara yang khas dan panjang, dengan bulu yang sangat indah pula.
Ada banyak sekali jenis dari lovebird, di antaranya love bird kepala abu-abu (Madagaskar), lovebird muka merah, lovebird sayap hitam (Abinisia), lovebird kerah hitam, muka salem, kacamata, kacamata topeng, kacamata nyasa, hingga kacamata pipi hitam.
Sebelum memulai beternak lovebird, seharusnya kita membedakan dulu antara jantan dan betina. Secara warna dan fisik, lovebird susah untuk diketahui jenis kelaminnya. Nah,  cara yang paling gampang adalah dengan meraba kedua capit udang yang terletak di bawah duburnya. Jika keras, rapat dan lancip, biasanya jantan. Sedangkan burung betina capit udangnya lembek, lebar dan tumpul.
Untuk memulai beternak lovebird, kita harus memilih calon induk yang usianya relatif masih muda, sekitar 7 bulan sampai 2,5 tahun. Karena jika umurnya sudah lebih dari 3 tahun, biasanya tidak terlalu produktif.
Untuk bisa menjadikan lovebird lebih lama dalam usia produktifnya, ada cara lain.
Yaitu tambahkan makanan ekstra, seperti sawi, toge, kwaci dan jagung muda untuk memicu semangat burung dalam hal berkeinginan hasrta kepada betina. Dengan perawatan yang baik, lovebird bisa hidup 10 hingga 20 tahun.
Beternak love bird sebaiknya dilakukan secara individual. Hal ini dilakukan supaya kita bisa lebih mudah mengetahu garis keturunan dari burung tersebut. Untuk satu pasang lovebird gunakanlah kandang dengan ukuran sekitar 40 cm x 40 cm x 80 cm. Untuk bertelur dan mengeram, siapkan glodok atau kotak sarang yang terbuat dari papan dengan ketebalan 2 cm dan berukuran 15 cm x 20 cm x 25 cm. Kemudian diisi dengan kulit jagung yang sudah dikeringkan, serbuk kayu dan lain sebagainya. Selanjutnya, biarkan agar si burung membuat sarang sendiri.
Lovebird umumnya bertelur sekitar 4-6 butir dan dieramkan selama 21 hingga 23 hari. Setelah menetas, lovebird jantan dan betina bergantian menyuapi anaknya sampai anak burung bisa makan sendiri. Jika indukan lovebird tidak mau mengasuh anaknya, maka kita harus menyiapkan tempat (kotak) dengan ukuran sekitar 40cm x 40cm x 40cm dan diberi lampu bohlam 5 watt sebagai penghangat.
Untuk makananannya, kita siapkan bubur susu untuk bayi yang dicampur air hangat dan diberikan setiap 2 jam sekali. Setelah berumur 3-4 minggu, kita kenalkan dengan jenis makanan lain, seperti millet, buah buahan dan sayur sayuran.  Agar induknya bisa kembali bereproduksi, maka anak burung yang sudah bisa makan sendiri segera pindahkan ke sangkar lain.
Lovebird sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan, tukang teriak dan petarung. Apabila mendengar suara burung lovebird lain atau melihat burung sejenis, semangat tempurnya langsung berkobar.
Kemudian, lovebird juga merupakan burung yang mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.
Selanjutnya tidak mudah stres, karena burung jenis ini sudah ratusan tahun ditangkarkan manusia. Lovebird menyenangi lingkungan yang sejuk dan berkoloni dan berkelompok.  (int/MS)
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/02/mengenal-si-burung-cinta-lovebird-lebih-jauh.html#sthash.Esq3Idzs.dpuf

Friday, November 20, 2015

cara bertenak burung love bird untuk pemula

cara bertenak burung love bird

1. Persiapan kandang atau sangkar

Persiapkan perlengkapan untuk kandang lovebird menggunakan kawat ram atau jenis sangkar besi dengan ukuran PxLxT 50x50x50 cm yang bisa digunakan untuk sepasang lovebird. Selain itu persiapkan pula tempat untuk bertelur dengan memakai kotak kayu dengan ukuran PxLxT 25x20x25 cm dan jangan lupa pasang tempat tenggeran burung.

2. Pemilihan Bibit Lovebird

Di Indonesia terdapat berbagai macam jenis lovebird mulai dari lovebird mawar, fisher lovebird, dan lovebird leher kuning. Dari jenis-jenis lovebird yang kami sebutkan tersebut, semuanya memiliki sifat not sexually dimorphic yang artinya antara si jantan dan betina mempunyai bentuk yang sama atau bisa dikatakan kembar identik. Dilihat secara fisik memang burung lovebird cukup susah untuk dibedakan, diperlukan pengalaman serta teknik khusus.
Kadang kala peternak tertipu dengan sepasang lovebird yang kelihatannya kawin namun ternyata kedua burung tersebut mempunyai jenis kelamin yang sama. Cara membedakan kelaminnya yaitu memasangkan sepasang lovebird dalam satu sangkar, jika dalam 2 minggu setelah masa kawin tidak menghasilkan telur maka jenis lovebird yang dipasangkan tadi bisa dibilang berkelamin jantan. Namun jika dalam 2 minggu lovebird bertelur lebih dari 6 butir bisa diindikasikan jenis lovebird tersebut betina semua. Pada umumnya peternak membedakan jenis kelamin jantan dan betina burung lovebird dengan cara meraba tulang belakangnya. Jika kedua jarak tulang supitnya renggang dan terasa lentur, maka diprediksi burung tersebut berkelamin betina. Sedangkan untuk jenis kelamin jantan tulang supit nya sempit dan terasa agak keras. Namun cara di atas belum tentu benar 100%, cara yang paling tepat dan benar adalah melalui tes darah, namun cara ini dibutuhkan biaya yang tidak sedikit

 3. Usia Produksi Lovebird

Usia ideal lovebird mulai bertelur yaitu pada usia 1 tahun. Meskipun bisa bertelur pada usia 8 bulan namun hasilnya kurang bagus dan sering terjadi kegagalan penetasan karena lovebird belum siap untuk bereproduksi.

4. Masa Perjodohan

Bagi Anda yang ingin memulai beternak lovebird perlu memperhatikan beberapa hal dalam masa perjodohan. Burung ini memiliki perilaku yang unik, hanya mau kawin pada satu pasangannya hingga ajal menjemput. Kalau manusia ibarat film romeo dan juliet 😀 . Maka perlu sebuah penanganan khusus agar kita bisa tepat dalam memilihkan pasangan hidup si burung cinta ini.
Cara penjodohan lovebird dengan mendekatkan kedua sangkarnya, masing-masing berda pada sangkar yang berbeda. Apabila kedua burung ini berdekatan selama 3 – 7 hari, bisa dipastikan sepasang lovebird tersebut berjodoh. Proses perjodohan akan berjalan lebih cepat jika lovebird memasuki masa birahi.
Ciri-ciri lovebird masuk masa birahi apabila ditandai dengan kicauan burung yang semakin nyaring, untuk pejantan terlihat begitu agresif  dengan merunduk sambil membuka sayapnya dengan posisi ekor yang gerak naik turun. Apabila kedua pasangan sejoli ini sudah berjodoh, sebaiknya segera disatukan dalam satu sangkar penakaran.
Namun jika sudah disatukan, namun kedua burung saling bekejaran maka bisa dipastikan burung btersebut tidak cocok. Cobalah lakukan penjodohan ulang dengan lovebird yang lain. Atau jika Anda memiliki banyak lovebird atau paling tidak 5 pasangan, bisa dijadikan dalam satu kandang besar supaya bisa menemukan sendiri jodohnya. Jenis burung lovebird tidak mengenal istilah poligami atau poliandri seperti jenis burung lain. Biasanya kalau sepasang lovebird sudah berjodoh maka langsung masuk ke glodok untuk segera kawin dan bertelur. Jika demikian, Anda pun tinggal memindahkan ke lokasi penangkaran.

5. Telur dan Pengeraman

Pasang glodok pada kandang sebagai sarang untuk tempat bertelur lovebird. Jangan lupa bersiapkan juga alas pengeraman pada dasar glodok. Pada habitat aslinya lovebird membuat sarang dari bahan ranting pohon kecil, tangkai daun dan lainnya. Oleh karenanya buat alas kandang senyaman mungkin untuk lovebird dengan memberikan tangkai daun, ranting-ranting p0hon kecil, klobot (kulit jagung kering).
Pada umumnya sekali beranak lovebird bisa menghasilkan 4-6 butir telur. Anda tidak perlu khawatir apabila indukan tidak segera mengeram, karena biasanya lovebird akan segera mengerami ketika telur yang ketiga sudah keluar. Pada masa pengeraman, indukan betina biasanya sesekali keluar dari glodok untuk mencari makan, atau hanya sekadar merentangkan sayap.

6. Penetasan Telur

Masa pengeraman telur lovebird hingga menetas memerlukan waktu sekitar 21-23 hari. Ada sesuatu yang menarik pada masa penetasan, lovebird bisa membutuhkan waktu penetasan hingga 24 jam. Anda tidak perlu cemas, hal ini karena anak lovebird membutuhkan penyesuaian dengan lingkungan baru. Kami sarankan, Anda tidak perlu intervensi lovebird pada masa penetasan karena bisa menyebabkan anak lovebird tumbuh secara tidak normal. Biasanya pada masa pertama tidak semua telur lovebird bisa menetas semua. Hal ini wajar dan alami, Anda tidak perlu merisaukannya. Masa-masa produktif lovebird terjadi setelah masa telur yang kedua dan selanjutnya,
Terjadinya kemandulan pada telur lovebird terjadi karena indukan terlalu muda, kondisi kandang yang tidak bersih serta nutrisinya kurang dan gizi buruk. Apabila kemandulan berlangsung terus-menerus, maka Anda patut curiga. Periksa cangkang telur lovebird yag tidak menetas kemudian lihatlah perkembangan embrio telur tersebut. Apabila di dalam telur lovebird masih ada embrio namun setengah jadi, bisa diinkasikan terjadi kesalahan pada masa pengeraman telurnya atau bisa saja telurnya keluar sarang yang akhirnya telur tidak dierami induknya.

7. Pakan anak burung lovebird

Supaya produktifitas indukan lovebird meningkat, sebaiknya anak lovebird disapih (dipisah dari indukan) pada umur 10-14 hari. Hal ini juga memiliki keuntungan tersendiri karena anak lovebird bisa menjadi makin jinak yang akan meningkatkan nilai jual. Anda bisa meletakkan anak lovebird pada sebuah kotak dengan alas kain yang diterangi dengam lampu 5 watt untuk menjaga kehangatan anak lovebird.
Untuk pakan anak lovebird, Anda bisa memberikan bubur bayi instan yang tersedia di pasaran. Cara pemberiannya dengan mencampurkan menggunakan air hangat. Anak lovebird yang masih bayi menggunakan campuran pakan yang tidak terlalu kental, dengan bertambahnya umur sebaiknya tingkat kekentalan makanan ditambah. Anda bisa menggunakan jarum suntik untuk meloloh. Lakukan pemberian pakan 4 jam sekali secara teratur.
Demikianlah artikel sipendik tentang Rahasia Sukses Ternak Lovebird Untuk Pemula, sebelumnya kami juga sudah megulas tentang ternak kenari . Semoga bermanfaat dan salam sukses..

resep nutrisi untuk anakan love bird



ADONAN LOLOHAN BUAT ANAK'AN LOVEBIRD

Tujuan Formula:
- mencoba memenuhi kebutuhan nutrisi piyek LB Baik berupa vitamin & mineral- memudahkan proses penyiapan bahan lolohan ,. tidak usah lagi lender blender kang kung /jagung (kecuali nggak sibuk yoo monggoooo) Kesuskesan Hasil Lolohan tergantung pada :1.Kesehatan anak burung yg akan dilolohKalau secara genetis lemah atau kalo dah lemah bawaan ya mati jugaatawa cacat .... dari pengalaman,..ada anak anak burung ygnetas, tetapi tidak dapat tumbuh sempurna, hal ini tidaktampak,.. pada piyek diambil pada hari pertama netas.Induk burung adalah yg lebih tau mana anakan yg bakal sehat atau tidak,.Secara alami induk burung akan memilih anakan yg sehat ,..anakan ygsakit akan dibiarkan mati, hal ini nyata dengan adanya piyek yg diacuhkan/dibiarkan mati oleh induknya (hal ini tidakbisa diketahui, jika penetasan dg inkubator). Dari pengalaman,piyek spt ini, jika kita pelihara/loloh tidak menghasilkan burung ygsehat / kurus/bahkan mati. Anakan yg akan dilolohpaling baik diambil pada saat bulu jarum mulai tumbuh,...atau sekira: 14hari sejak netas kalaupun terpaksa 3 hari setelah netas bolehdiambil,..dg pertimbangan jika selama 3 hari tembolok anakan penuhterus , berarti anakan sehat,..sebaiknya anakan diambil dalam kondisitembolok penuh... Anakan yg diambil 1 hari atau padahari tetas, sangat beresiko,...dalamhal ini ke4 Faktor sukses sangatberperan secara bersamaan,....artinya kalo GAGAL , harusperiksa ulang semua faktor nya. 2.teknik ngeloloh ( wajib dikuasai cara & termasuk jadwal ngeloloh) .... Jaga kebersihanalat dan tangan ,..siapkan handuk / tissue buat lap paruhkuasai teknik loloh ( salah satu bisa) : spet/syringe atau sendokuntuk piyek sakit bisa pake pentil Untuk anakan ygdiambil karena induk tidak mau meloloh, buat adonan lolohan ditambahLarutan Penyegar Kaki tiga, perhatikan suhu & tingkatkeenceran adonan. Untuk piyek/anakan umur satu hari,perhatikan suhu & keenceran adonan + alat & cara meloloh.Kalo diduga sakit, bisa tambahkan antibiotik. 3.Komposisi pakan yg memadai (gizi, vitamin & mineral, yg cukup)..... 4.Kondisi ruang perawatan piyek yg sedang diloloh ( inkubator/brooder) harus memadai suhu & kelembabannya ( suhu kisaran 32-35C, kelembaban 70%- 85% )Daripengalaman ke 4 faktor tersebut sama sama saling terkait dalamkeberhasilan nge-loloh,formula pakan / bahan bubur hanya salahsatu faktor saja.Alat :BlenderTimbangansendok Bahan : Pokok :450gr Pelet/voor Fancy rumput laut 150 gr Maizena/tepung jagung360gr Bubur SUN ( jenis apa aja bisa) Vitamin/mineral *):15 gr Vita Chick produk Medion15 grNeoBro produk Medion15 gr Canary post produk EkaFarma *) biar gampang beli yg 10 gram ,..jadi pake 11/2 sachetProses Kerja :secaraumum adalah dg mencampur secara homogen semua campuran di atas, ingatharus homogen,..tercampur sempurna....dalam bentuk akhir tepunghalusssssA. Bahan Pokok : blenderVoor Fancy & Maizena agar campuran homogen / merata , hasilnya seperti tepung halus ( bisa diayak sebelum proses selanjutnya)B Vitamin & Bubur SUN Campurkansemua bahan tersebut dan blender supaya homogenC. Campur bahan A & B dg blender supayahomogen,..tercampur secara mertacara mencampur agarhomogen/merata :- lihat kapasitas blender yg dipake ,..berapa kekuatan mencampur secara maksimum misal optimal di 300 -500gram sekali proses pencampuran (saya pake blenderprofesional punya istri saya bisa 500 gr sekali blender).Jadi silahkan bagi rata tiap bahan sesuai kekuatan blendernya....smile emotikon misal kekuatan blender cuma 300 gram sekali prosesx,..makaa. Timbang bahan A = 150 gram Bahan A (Maizena + Voor)= 600 gr dibagi 4 = 150 gram b. Timbang bahan B =102 gram Bahan B ( SUN + Vitamin ) = 405 gram dibagi 4=101.25 gram dibulatkan jadi 100 atau 102gram Tergantungtimbangan yg dipake ....Campurkan 150 gr bahan A dan 102gram bahan B ,..blender sampai halus & homogen carablender ,..tuangkan bersama sama kebua bahan kedalam blender sedikitsedikit .... akan diperoleh tepung yg homogen & halusUlangisampai semua bahan selesai di blender & tercampur homogen.....Hasilakhir akan berupa tepung sebanyak 1005 gram atau kurang lebih SATUKILOGRAM tepung siap pakai,...UNTUK ITU SILAHKAN BIKIN BERSAMASAMA diproses DALAM GROUP atau per KORWIL KLIl misalnyaatau perkelompok 5 peternak , supaya tidak mubazirkalo kebanyakan ....:)SELESAI TAHAP PEMBUATANTEPUNG HF,...Silahkan dikemas, dibungkus dalam plastik 100 gram misalnyadansimpan ditempat kering(di kulkas juga boleh yg penting kedap air)bisadi seal kedap udara..dalam kemasan plastik kecil,...pake sesuaikebutuhan ... (INGAT : Vitamin & mineral akan rusak jikadisimpan diudara terbuka/basah,..hal yg sama juga terjadi denganproduk buatan pabrikan manapun ) CARA PEMAKAIAN :buatadonan lolohan:ambil sesuai kebutuhan ( sejumlah anakan yg akandiloloh, makin muda piyek makin sedikit)Siapkan air hangatmaksimum 40C , atau hangat hangat kukucampurkan tepung formula dgair hangat dan aduk rata(untuk anakan 1-3 hari harus encer,lebih umurLB lebih tua disesuaikan dg kemampuan anakan LB melahap adonanbubur)
Tips :- hati hati untuk anakan 1-hari ,..resiko
tersedak,..gunakan spuit/syringe 1 ml -lepas umur satuminggu bisa ditambahkan +/- satu tetes minyak kelapa (kletik) untuk 3ekor piyek sekali tiap 2 hari -Untuk jumlah anakan ygbanyak bisa gunakan spuit yg lebih besar , 3 - 5 - 10 ml.Carangeloloh piyek kecil : lihat video yg saya buatInkubator/broodersederhana : bisa dilihat dalam album foto yg saya buat ttg inkubator OKini dulu catatan Resep saya,..TIDAK ADA YG DIRAHASIAKAN ,..SUDAH 3XSAYA APLIKASIKAN (12+ 16 + 7 anakan klep & non klep,... mati 2sebelum tumbuh bulu krn tembolok tidak berkembang, 1 mati saat belajarmakan dg paruh atas lenyap ?@#$%)Bahan ini sudahmengandung antibiotik ( lihat kemasan VitaChick)